Home > Wikis >Manajemen Brand >Lingkungan Planning

Lingkungan Planning

Lingkungan Planning

Planning adalah landasan proses dalam manajemen yang bergerak secara bertahap dan pendekatan step-by-step. Ini melibatkan penentuan tujuan dan menguraikan tindakan selanjutnya yang diperlukan untuk mencapai tujuan ini. Diagram di bawah mewakili proses perencanaan.

Lingkungan Planning

Menetapkan Sasaran dan Tujuan

Langkah pertama dari perencanaan manajemen adalah mengidentifikasi sasaran untuk organisasi dan tentunya untuk unit departemen. Upaya perencanaan yang komprehensif untuk sukses mengharuskan manajer di setiap departemen dilibatkan dalam proses perencanaan. Dengan demikian tujuan dan sasaran yang akan mengarahkan jalannya organisasi harus jelas, ringkas dan spesifik.

Pada tahap ini, proses perencanaan harus mencakup gambaran menyeluruh dari setiap tujuan, termasuk alasan pemilihannya dan hasil yang diantisipasi dari proyek yang berkaitan dengan tujuan. Tujuan yang ditetapkan membentuk kerangka kerja untuk setiap departemen utama, yang pada gilirannya mengendalikan tujuan departemen subordinat begitu seterusnya.

Menentukan Alternatif

Langkah selanjutnya adalah mencari dan menemukan alternatif yang akan menuntun mencapai tujuan yang ditetapkan. Pada tahap ini, manajer perlu untuk merencanakan bagaimana untuk pindah dari posisi yang sekarang menuju posisi masa depan.

Manajer harus menemukan banyak altenatif. Namun dari banyaknya alternatif, manajer harus memilih satu yang akan membantu mengidentifikasi solusi terbaik. Manajer dapat mengambil bantuan teknik kuantitatif, penelitian, eksperimen, dan pengalaman untuk menentukan berbagai alternatif.

Mengevaluasi dan Memilih Alternatif

Setelah tindakan alternatif diidentifikasi, alternatif tersebut dianalisis dan dievaluasi sisi kekuatan dan kelemahan dan kesesuaiannya dalam mencapai tujuan organisasi. Sementara mengevaluasi alternatif, manajer harus mempertimbangkan fakta seperti biaya, seberapa intensifnya sumber daya itu, waktu untuk penyelesaian, laba pada investasi, dll.

Tantangan utama dari evaluasi efektif tidak pasti tentang masa depan dan risiko. Faktor yang tidak terlihat yang tidak berada dalam kendali dari manajemen seperti perubahan pasar, faktor sosial-ekonomi-politik, dll. Pada tahap ini, manajer dapat menggunakan sumber daya dan matematika juga menghitung teknik untuk memprediksi dan menganalisis alternatif.

Membuat Tugas dan Timeline

Sebagai rencana yang diprioritaskan, timeline untuk melengkapi tugas yang perlu diselesaikan. Pada tahap ini, alokasi sumber daya dan line dari otoritas dan tanggung jawab juga perlu dibentuk. Manajer harus mempertimbangkan kemampuan anggota staf dan mengalokasikan sumber daya yang paling sesuai untuk pekerjaan itu.

Timeline juga untuk penyelesaian yang harus realistis dan adil. Langkah ini di proses planning sangat penting karena mengkoordinasi aktivitas di beda departemen.

Timing dan urutan operasi harus dikomunikasikan kepada kepada departemen, manajer dan staf terkait untuk pelaksanaan rencana tersebut.

Merumuskan Rencana Derivative

Derivative plans merupakan sub-section dari operasi perencanaan. Pembagian rencana keseluruhan menjadi rencana derivatif yang diperlukan untuk pelaksanaan yang efektif. Rencana derivatif pada dasarnya diperlukan untuk mendukung rencana dasar atau umum dan menjelaskan banyak rincian yang terlibat dalam mencapai rencana besar yang luas.

Penganggaran

Setelah rencana selesai dan ditetapkan, langkah terakhir adalah mengubahnya menjadi parameter yang dapat dihitung melalui penganggaran. Anggaran paling sering dinyatakan dalam bentuk uang, namun juga dinyatakan sebagai jam kerja, sebagai unit terjual, atau unit lain yang dapat diukur.

Author

Wunsky

Kursus Apa Aja, Gratis