Home > Wikis >Perilaku Konsumen >Proses Penelitian
/ #Manajemen 

Proses Penelitian

Proses Penelitian

Penelitian konsumen memainkan aspek yang sangat penting, terutama ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk meluncurkan produk baru ke pasar. Perusahaan melakukan riset pasar untuk lebih memahami konsumen, kebutuhan dan tingkat kepuasan mereka.

Setelah melakukan berbagai survei dan kelompok fokus, perusahaan menganalisis data konsumen dan kemudian membuat rekomendasi berdasarkan hasil.

Proses Penelitian

Mengembangkan Tujuan Penelitian

Langkah pertama dalam proses penelitian konsumen adalah mengembangkan tujuan penelitian yang meliputi penentuan tujuan dan sasaran untuk memastikan disain yang sesuai. Pernyataan tujuan membantu menentukan jenis dan tingkat informasi yang dibutuhkan.

Kumpulkan Data Sekunder

Ada dua sumber data sekunder yang berbeda - internal dan eksternal. Selalu mencari sumber internal terlebih dahulu. Sebagian besar langsung ke Google tanpa mempertimbangkan fakta bahwa data mungkin ada di dalam organisasi itu sendiri. Ini terkadang bisa di ‘kepala’ personil.

Sumber Eksternal

Sumber eksternal sangat banyak. Consumer Generated Media (CGM), khususnya, telah berkembang sebagai sumber data. Kuncinya adalah menghindari menghabiskan terlalu banyak waktu mengikuti ‘lorong-lorong buta’. Di sinilah waktu dan biaya bisa meningkat dengan tajam.

  • Direktori

  • Informasi negara

  • Laporan penelitian pemasaran terbitan

  • Sumber berita

  • CGM (Newsgroup, blog, groups)

  • Internet - mesin telusur tunggal, dan beberapa mesin telusur

Penelitian Primer

Penelitian primer pada dasarnya adalah penelitian asli. Di sini Anda mengumpulkan informasi melalui berbagai alat yang tersedia. Dalam penelitian utama, Anda tidak cenderung bergantung pada pihak ketiga manapun. Anda bisa melakukan wawancara atau survei, observasi, atau bahkan langsung pergi ke objek untuk mengumpulkan informasi.

Penelitian kuantitatif

Sebuah studi penelitian kuantitatif terdiri dari desain penelitian, metode pengumpulan data, instrumen yang akan digunakan, dan desain sampel.

Berikut adalah tiga desain dasar atau pendekatan yang digunakan untuk desain kuantitatif:

  • Penelitian Observasional - Dalam metode penelitian observasional ini, orang atau pelanggan diamati secara efektif saat mereka membeli produk tertentu. Ini membantu peneliti untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang hubungan antara orang dan produk dengan mengamati mereka saat membeli dan menggunakan produk.

  • Eksperimentasi - Eksperimentasi adalah jenis penelitian dimana hanya variabel tertentu yang dimanipulasi sementara yang lain tetap konstan untuk mendorong perubahan pada variabel konstan.

  • Survei - Survei adalah metode penelitian dimana pewawancara berinteraksi dengan responden untuk mendapatkan fakta, pendapat dan sikap.

Instrumen Pengumpulan Data untuk Data Penelitian Kuantitatif

Kuesioner dan Skala Sikap - Untuk penelitian kuantitatif instrumen pengumpulan data primer adalah kuesioner dan yang paling sering adalah skala perilaku yang digunakan untuk menangkap data evaluatif.

Berikut ini adalah metode pengumpulan data penting dalam teknik desain kualitatif yang digunakan pada tahap awal penelitian.

  • In-Depth Interview - Kedalaman wawancara dilakukan panjang dan dengan cara yang tidak terstruktur dimana pewawancara sangat terlatih dan meminimalkan partisipasinya sendiri dalam diskusi begitu subjek umum dibahas.

  • Focus Group - Kelompok fokus melibatkan banyak responden yang berinteraksi dengan analis dalam diskusi kelompok dan berfokus pada produk tertentu.

Teknik Proyektif

Teknik projektif paling baik digunakan untuk memahami motif orang saat mereka secara tidak sadar rasional.

Analis umumnya menganalisis dan melaporkan temuannya berdasarkan tanggapan yang diterima dalam penelitian kualitatif sedangkan dalam analisis kuantitatif, peneliti mengawasi penelitian lengkap, menganalisis pertanyaan terbuka, mengklasifikasikan tanggapan dan menumpukannya secara sistematis.

Author

Wunsky

Kursus Apa Aja, Gratis